Print Page Options
Previous Prev Day Next DayNext

Beginning

Read the Bible from start to finish, from Genesis to Revelation.
Duration: 365 days
Alkitab Mudah Dibaca (AMD)
Version
Roma 1-3

Salam dari Paulus, hamba Yesus Kristus.[a]

Allah telah memilihku menjadi rasul dengan tugas untuk memberitakan Kabar Baik-Nya. Allah menjanjikan Kabar Baik ini sejak dulu melalui nabi-nabi-Nya sesuai dengan apa yang dikatakan dalam Kitab Suci tentang Anak-Nya. Sebagai manusia, Anak itu berasal dari keturunan Raja Daud. Dan ketika Ia dibangkitkan dari kematian oleh Roh Kudus,[b] Ia diberikan kuasa penuh untuk memerintah sebagai Anak Allah. Ia adalah Yesus Kristus, Tuhan kita.

Melalui Yesus, Allah memberikan karunia ini kepadaku: Ia mengutus aku kepada orang-orang dari segala bangsa untuk menuntun mereka supaya menjadi percaya dan taat kepada Kristus. Pekerjaan ini semuanya adalah bagi Dia. Dan kamu termasuk di antara mereka yang dipanggil untuk menjadi milik Yesus Kristus.

Aku menulis surat ini kepada kalian semua yang tinggal di Roma. Allah mengasihimu dan memilihmu menjadi umat-Nya yang kudus.

Aku berdoa agar Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus memberikan anugerah dan damai kepadamu.

Doa syukuran

Pertama-tama, aku bersyukur kepada Allahku melalui Yesus Kristus karena kalian semua. Aku bersyukur sebab di mana-mana orang membicarakan imanmu yang kokoh. Setiap kali aku berdoa aku selalu mengingat kamu. Allah tahu bahwa ini sungguh benar. Ia adalah Allah yang aku layani dengan segenap hatiku untuk memberitakan Kabar Baik tentang anak-Nya. 10 Aku selalu berdoa agar Allah bisa memberikan kesempatan kepadaku untuk mengunjungi kalian. 11 Aku ingin sekali untuk bertemu denganmu dan memberikan karunia rohani yang akan menguatkan imanmu. 12 Maksudku adalah, agar kita dapat saling menguatkan iman kita. Imanmu menguatkan aku dan imanku menguatkan kalian.

13 Saudara-saudari, aku ingin kalian tahu bahwa aku merencanakan untuk mengunjungimu berkali-kali, tetapi selalu saja ada halangan yang mengubah rencanaku. Aku ingin melihat hasil baik pelayananku di antara kalian, sama seperti pelayananku di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi lainnya.

14 Aku harus melayani semua orang, apakah mereka itu orang beradab atau tidak beradab,[c] orang berpendidikan atau bodoh. 15 Karena itu aku juga ingin sekali menyampaikan Kabar Baik kepada kalian yang ada di Roma.

16 Aku tidak malu[d] untuk memberitakan Kabar Baik. Tidak, sebab itu adalah kuasa Allah sendiri yang dipakai untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, dan sekarang juga orang bukan Yahudi. 17 Kabar Baik memberitahu kita bagaimana Allah membenarkan kita di hadapan-Nya melalui kesetiaan seseorang. Ini dicapai dari awal hingga akhir hanya melalui iman. Sebagaimana Kitab Suci katakan, “Orang yang benar dengan Allah[e] melalui iman akan hidup.”[f]

Kemarahan Allah terhadap perbuatan dosa manusia

18 Allah menunjukkan kemarahan-Nya dari surga terhadap semua kejahatan yang dilakukan manusia. Mereka tidak menghormati Allah, dan mereka saling menyalahkan sesamanya. Kejahatan mereka menjadi hambatan bagi kebenaran tentang Allah untuk diketahui. 19 Manusia sebenarnya dapat mengetahui tentang Allah dengan jelas karena Allah telah menunjukkan diri-Nya kepada mereka.

20 Ada hal-hal tentang Allah yang tidak terlihat, yaitu kuasa-Nya yang kekal dan semua yang membuat-Nya sebagai Allah. Tetapi sejak waktu dunia diciptakan, semuanya ini mudah dilihat manusia. Manusia bisa mengerti apa itu Allah dengan mengamati semua ciptaan-Nya. Maka manusia tidak mempunyai alasan untuk semua kejahatan yang dilakukannya.

21 Manusia mengenal Allah, tetapi mereka tidak menghormati Dia sebagai Allah atau bersyukur kepada-Nya. Sebaliknya, mereka memusatkan perhatiannya kepada hal-hal yang tiada guna. Pikiran mereka penuh dengan kegelapan dan kebingungan. 22 Manusia menganggap dirinya bijaksana, padahal mereka telah menjadi bodoh. 23 Mereka tidak menghormati kebesaran Allah, yang hidup selama-lamanya. Mereka menggantikan penyembahan Allah dengan penyembahan berhala yang dibuat supaya terlihat seperti manusia, burung-burung, binatang berkaki empat, dan binatang-binatang melata, yang hidupnya singkat.

24 Oleh karena itu, Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu mereka yang bejat. Akibatnya, mereka saling mencemarkan tubuh mereka dengan segala kejahatan. 25 Mereka menukar kebenaran Allah dengan kebohongan. Mereka menyembah benda-benda ciptaan-Nya bukannya si Pencipta. Ialah yang seharusnya dipuji selama-lamanya. Amin!

26 Karena alasan itulah, Allah menyerahkan mereka kepada hal-hal memalukan yang mereka inginkan. Perempuan mereka menggantikan hubungan intim yang wajar dengan hubungan yang tidak wajar. Mereka saling berhubungan intim dengan sesama mereka. 27 Begitu juga dengan laki-laki. Mereka menolak hubungan intim yang wajar dengan perempuan dan membakar nafsu birahinya dengan sesamanya. Laki-laki melakukan tindakan yang memalukan dengan laki-laki lainnya. Mereka akan menerima hukuman yang setimpal dengan dosa-dosanya itu.

28 Orang-orang ini berpikir bahwa tidak penting untuk mengenal Allah. Karena itu, Allah membiarkan mereka memiliki pikiran-pikiran yang bejat sehingga mereka melakukan apa yang seharusnya tidak dilakukan. 29 Hidup mereka dipenuhi dengan segala macam ketidakbenaran, kejahatan, keserakahan, keburukan, iri hati, pembunuhan, pertengkaran, penipuan, kedengkian dan suka membicarakan orang lain. 30 Mereka memfitnah, membenci Allah, suka menghina dan sombong. Mereka mencari cara-cara baru untuk membuat kejahatan. Mereka tidak menaati orang tua mereka. 31 Mereka bodoh, tidak menepati janjinya, tidak memiliki hati yang mengasihi dan kasar. 32 Walaupun mereka tahu hukum Allah[g] yang mengatakan bahwa orang yang hidup seperti itu harus dihukum mati. Tetapi mereka justru melakukan semuanya itu, dan malah mendorong orang lain untuk melakukannya.

Jangan menghakimi orang lain

Karena itu, apakah kamu pikir kamu boleh mengecam orang lain? Kamu salah. Kamu tidak mempunyai alasan untuk apa yang kamu perbuat. Kamu menuduh orang lain atas kesalahan mereka, tetapi kamu melakukan hal yang sama. Jadi, ketika kamu menghakimi mereka, sebenarnya kamu menuduh dirimu sendiri. Allah akan menghakimi secara adil semua yang melakukan hal-hal tersebut. Tetapi karena kamu melakukan hal yang sama seperti mereka yang kamu tuduh, tentu saja kamu tahu bahwa Allah juga akan menghukum kamu. Bagaimana kamu bisa berpikir bahwa kamu bisa lolos dari hukuman Allah? Allah sungguh baik kepadamu. Ia sangat sabar, menunggu kalian berubah. Tetapi kalian meremehkan kebaikan-Nya. Mungkin kamu tidak mengerti kalau kebaikan Allah itu sebagai kesempatan kepadamu untuk bertobat dan hidup.

Tetapi karena kamu keras kepala, kamu tidak mau bertobat. Jadi, kamu membuat hukumanmu semakin berat. Karena kamu akan di hakimi pada hari itu ketika Allah menunjukkan kemarahan-Nya. Pada hari itu setiap orang akan melihat Allah menghakimi manusia dengan adil.[h] “Allah akan membalas setiap orang sesuai dengan perbuatan mereka.”(A) Sebagian orang tidak pernah capeh berbuat baik. Mereka hidup untuk kemuliaan dan kehormatan dari Allah dan untuk kehidupan yang tidak dapat dibinasakan. Allah akan memberikan hidup yang kekal kepada mereka. Tetapi ada banyak orang yang berbuat untuk kepentingan mereka sendiri. Jadi, mereka menolak apa yang benar dan memilih untuk melakukan apa yang salah. Mereka akan menderita penghakiman dari kemarahan Allah. Penderitaan dan kesulitan akan menimpa setiap orang yang berbuat jahat, pertama, kepada orang Yahudi, lalu kepada orang bukan Yahudi. 10 Tetapi kemuliaan, kehormatan dan kedamaian akan diberikan kepada setiap orang yang berbuat baik, pertama, kepada orang Yahudi, lalu kepada orang bukan Yahudi. 11 Sebab Allah tidak membedakan setiap orang.

12 Jadi, orang yang mengenal hukum Taurat dan yang belum pernah mendengar hukum Taurat adalah sama saja kalau mereka berbuat dosa. Orang yang tidak memiliki hukum Taurat dan yang berdosa akan dibinasakan. Dengan cara yang sama, orang yang mengenal hukum Taurat dan yang berbuat dosa akan dihakimi oleh hukum Taurat. 13 Sebab, bukan orang yang mendengar hukum Taurat yang dibenarkan di hadapan Allah, melainkan orang yang melakukannya.

14 Bayangkan orang bukan Yahudi yang tidak memiliki hukum Taurat. Jika mereka melakukan apa yang hukum Taurat perintahkan karena dorongan hatinya, maka mereka menjadi contoh hukum Taurat, walaupun mereka tidak mempunyai hukum Taurat yang tertulis. 15 Hal ini membuktikan bahwa di dalam hatinya mereka tahu apa yang benar dan salah, seperti yang diperintahkan hukum Taurat, dan hati nurani mereka juga menyetujuinya. Dan kadang-kadang pikiran mereka memberitahukan kalau mereka telah berbuat salah atau telah berbuat benar.

16 Inilah Kabar Baik yang aku beritakan bahwa hari itu akan tiba di mana Allah, melalui Yesus Kristus akan menghakimi semua hal yang tersembunyi dalam hati manusia.

Orang Yahudi dan hukum Taurat

17 Tetapi kamu menyebut dirimu orang Yahudi dan mengandalkan hukum Taurat, serta membanggakan hubunganmu dengan Allah. 18 Kamu tahu apa yang diinginkan Allah untuk dilakukan. Dan kamu tahu apa yang penting, sebab kamu telah mempelajari hukum Taurat. 19 Kamu begitu yakin bahwa kamu sendiri adalah penuntun bagi orang yang tidak bisa melihat jalan yang benar, terang bagi orang yang ada dalam kegelapan. 20 Kamu pikir kamu bisa menunjukkan kepada orang bodoh apa yang benar. Dan kamu pikir kamu adalah guru bagi mereka yang baru mulai belajar. Kamu memiliki hukum Taurat, dan jadi kamu pikir kamu mengetahui semuanya dan memiliki semua kebenaran.

21 Kamu yang mengajar orang lain, apakah kamu bisa mengajar dirimu sendiri? Kamu mengajar orang untuk tidak mencuri, tetapi kamu sendiri mencuri. 22 Kamu melarang orang berzinah, tetapi kamu sendiri berzinah. Kamu membenci penyembahan berhala, tetapi kamu justru mencuri berhala dari rumah ibadah mereka. 23 Kamu membanggakan diri karena memiliki hukum Taurat, tetapi kamu justru melanggar hukum Taurat dan tidak menghormati Allah. 24 Seperti Kitab Suci berkata, “Bangsa-bangsa lain menghina nama Allah karena kalian.”(B)

25 Memang sunat ada nilainya kalau kamu mengikuti hukum Taurat. Tetapi kalau kamu melanggar hukum Taurat, bukankah itu seolah-olah menunjukkan bahwa kamu tidak pernah disunat? 26 Mereka yang bukan Yahudi tidak disunat. Jika mereka melakukan perintah hukum Taurat, bukankah itu seolah-olah menunjukkan bahwa mereka disunat? 27 Kamu mempunyai hukum Taurat yang tertulis dan juga disunat, tetapi kamu melanggar hukum Taurat. Maka mereka yang tidak disunat secara jasmani, tetapi melakukan hukum Taurat, akan menunjukkan bahwa kamu bersalah.

28 Kamu bukanlah seorang Yahudi yang sejati kalau kamu hanya kelihatan di luarnya. Maksudku adalah bahwa sunat yang sesungguhnya melebihi sunat secara jasmaniah. 29 Orang Yahudi sejati adalah orang Yahudi yang di dalamnya. Sunat yang sejati terjadi di dalam hati, sesuatu yang dilakukan oleh Roh, bukan oleh hukum yang tertulis. Dan setiap orang yang disunat di dalam hati oleh Roh mendapat pujian dari Allah, bukan dari manusia.

Jadi, apakah orang Yahudi memiliki keuntungan yang tidak dipunyai orang lain? Apakah sunat mereka membuat mereka lebih baik? Tentu saja, orang Yahudi memiliki banyak keuntungan. Yang terpenting adalah Allah mempercayakan mereka untuk membagikan janji-janji-Nya. Tetapi bagaimana jika ada dari mereka yang tidak setia? Apakah itu akan menghentikan Allah dari kesetiaan-Nya untuk melakukan apa yang Ia janjikan? Sama sekali tidak! Allah akan selalu menepati janji-Nya sekalipun manusia gagal menepati janjinya. Seperti Kitab Suci katakan:

“Engkau akan terbukti benar dalam perkataan-Mu,
    dan Engkau akan menang ketika orang menuduh-Mu.”(C)

Tetapi beginilah cara berpikir orang-orang: ketika kita berbuat salah, itu menunjukkan lebih jelas lagi bahwa Allah itu benar. Jadi, dapatkah kita berkata bahwa Allah itu tidak adil kalau Ia menghukum kita? Tentu saja tidak! Jika Allah tidak adil, bagaimana Ia dapat menghakimi dunia?

Ketika aku berbohong, itu justru memberikan kemuliaan bagi Allah, sebab kebohonganku memudahkan untuk melihat bahwa Allah itu sungguh benar. Jadi, mengapa aku masih dihakimi sebagai orang berdosa? Dan mengapa tidak berkata begini, “Marilah kita berbuat jahat supaya hal-hal yang baik bisa terjadi.” Ada orang berkata bahwa itulah yang kami ajarkan! Mereka pantas dihukum karena mengatakan begitu.

Jadi, bagaimana sekarang? Apakah kita, orang Yahudi lebih baik daripada orang lain? Sama sekali tidak. Seperti yang sudah kami katakan sebelumnya bahwa baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi, semuanya di bawah kuasa dosa.

Semua orang sudah berdosa

10 Seperti yang dikatakan Kitab Suci:

“Tidak ada orang yang berbuat apa yang benar,
    satu orang pun tidak!.
11 Tidak ada orang yang mengerti,
    tidak ada orang yang mau mengikuti Allah.
12 Semua orang sudah berbalik dari Dia,
    mereka semua sudah menjadi tidak berguna.
Tidak ada orang yang berbuat baik,
    satu orang pun tidak.(D)
13 Perkataan mereka sungguh bahaya seperti kuburan yang menganga.
    Mereka menggunakan mulutnya untuk berdusta.(E)
Perkataan mereka seperti racun ular.(F)
14     Mulut mereka penuh dengan kutukan dan kepahitan.(G)
15 Mereka selalu siap untuk membunuh.
16     Ke mana saja mereka pergi mereka selalu membuat kesusahan dan kehancuran.
17 Mereka tidak tahu bagaimana hidup dalam kedamaian.(H)
18     Mereka tidak punya rasa takut atau hormat kepada Allah.”(I)

19 Kita tahu sekarang bahwa apa yang dikatakan hukum Taurat adalah untuk mereka yang diberikan hukum Taurat. Ini berarti semua orang, Yahudi atau bukan Yahudi tidak punya alasan untuk apa yang sudah mereka perbuat. Jadi, seluruh dunia harus bertanggung-jawab kepada Allah. 20 Mengapa? Karena mengikuti hukum Taurat tidak membuat seseorang dibenarkan di hadapan Allah.[i] Kenyataannya, justru hukum Tauratlah yang menunjukkan kepada kita dosa kita.

Bagaimana manusia dibenarkan di hadapan Allah

21 Tetapi sekarang Allah telah menunjukkan betapa baik dan setianya Dia. Cara Ia melakukan ini tidak ada hubungannya dengan hukum Taurat, meskipun Kitab-kitab Taurat dan Kitab-kitab para Nabi[j] mengatakan tentang ini. 22 Kebaikan dan kesetiaan Allah telah dinyatakan melalui iman kepada[k] Yesus Kristus untuk semua yang percaya kepada Kristus. Aku katakan semua orang karena bagi Allah semua orang adalah sama. 23 Sebab semua orang telah berdosa dan gagal mencapai tujuan untuk mengambil bagian dalam kebesaran Allah.[l] 24 Tetapi Allah memutuskan agar semua orang dibebaskan dari dosa. Dan anugerah yang diberikan secara cuma-cuma kepada kita terjadi karena apa yang Yesus Kristus lakukan untuk bebaskan kita. 25-26 Allah memberikan Yesus sebagai jalan untuk mengampuni dosa manusia. Ia bisa melakukan ini sebab Yesus setia sampai akhir melalui kematian-Nya di atas kayu salib untuk setiap orang. Ini menunjukkan betapa baik dan setianya Allah memenuhi janji-Nya. Ia setia pada masa lalu ketika Ia demikian sabar dan tidak menghukum orang-orang karena dosa mereka. Dan pada masa kita sendiri Ia terus setia akan apa yang dijanjikan. Melalui persembahan Yesus, Allah bisa melakukan apa yang benar dan juga tetap membenarkan orang yang beriman kepada Yesus.

27 Jadi, apakah kita orang Yahudi masih bisa membanggakan diri? Tidak ada. Kita bukan menjadi benar dengan Allah karena perbuatan kita tapi karena iman! 28 Maksudku, orang dibenarkan dengan Allah karena iman,[m] bukan karena apa yang mereka lakukan untuk menaati Hukum. 29 Atau apakah Allah adalah Allah bagi bangsa Yahudi saja? Bukankah Dia juga Allah bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi? Ya, Ia juga Allah untuk bangsa-bangsa lain. 30 Hanya ada satu Allah. Bukan hanya Ia akan menerima orang Yahudi[n] dengan-Nya sebagai benar dengan-Nya melalui iman, tapi Ia juga akan membenarkan orang bukan Yahudi[o] dengan-Nya melalui iman yang sama. 31 Jadi, apakah kita mengganti hukum Taurat dengan iman ini? Sama sekali tidak! Sebaliknya, apa yang aku katakan mendukung apa yang dikatakan hukum Taurat.

Alkitab Mudah Dibaca (AMD)

Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca @ 2021 Bible League International