Print Page Options
Previous Prev Day Next DayNext

Beginning

Read the Bible from start to finish, from Genesis to Revelation.
Duration: 365 days
Alkitab Mudah Dibaca (AMD)
Version
Kisah Para Rasul 11-13

Petrus kembali ke Yerusalem

11 Para rasul dan saudara-saudara seiman di seluruh Yudea mendengar bahwa orang bukan Yahudi juga sudah menerima firman Allah. Tetapi ketika Petrus kembali ke Yerusalem beberapa orang Yahudi yang percaya[a] mencelanya. Mereka berkata, “Kamu pergi ke rumah orang bukan Yahudi yang tidak bersunat dan bahkan makan bersama mereka!”

Maka Petrus menjelaskan kepada mereka secara keseluruhan apa yang terjadi. Petrus berkata, “Waktu itu, aku ada di kota Yope. Sementara aku sedang berdoa, aku mendapat penglihatan. Aku melihat sesuatu yang turun dari langit seperti kain lebar yang diturunkan ke tanah dari keempat ujungnya. Kain itu turun persis di tempat aku berada. Waktu aku melihat ke dalamnya, tampaklah semua jenis binatang, termasuk binatang buas, melata dan binatang bersayap. Aku juga mendengar suara yang berkata kepadaku, ‘Hai Petrus, bangunlah! Sembelihlah binatang-binatang itu dan makanlah!’

Tetapi aku berkata, ‘Tidak, Tuhan. Aku tidak pernah makan makanan yang haram atau najis.’

Tetapi suara dari surga itu menjawab untuk kedua kalinya, ‘Apa yang sudah disucikan oleh Allah jangan kamu katakan haram!’

10 Hal ini terjadi sampai tiga kali. Kemudian semuanya itu terangkat kembali ke langit. 11 Tiba-tiba ada tiga orang berdiri di luar rumah tempat aku menginap. Mereka diutus dari Kaisarea untuk menjemputku. 12 Kemudian Roh berkata kepadaku agar aku pergi bersama mereka tanpa ragu-ragu. Keenam saudara ini juga pergi bersamaku, dan kami masuk ke rumah Kornelius. 13 Kornelius menceritakan kepada kami tentang malaikat yang menampakkan dirinya di rumahnya. Malaikat itu berkata, ‘Suruhlah beberapa orang ke kota Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus. 14 Ia akan berbicara kepadamu, dan berita yang disampaikannya akan menyelamatkanmu, dan juga semua orang yang tinggal bersamamu.’

15 Setelah aku mulai berbicara, Roh Kudus turun ke atas mereka sama seperti ketika Ia turun ke atas kita pertama kali.[b] 16 Jadi, aku teringat akan perkataan Tuhan Yesus, ‘Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.’ 17 Allah telah memberikan kepada orang-orang itu karunia yang sama seperti yang Ia berikan kepada kita ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Jadi, bagaimana aku bisa menolak apa yang Allah ingin lakukan?”

18 Ketika orang percaya Yahudi mendengar penjelasan ini, mereka berhenti berdebat. Mereka memuji Allah dan berkata, “Berarti, Allah memperbolehkan bahkan orang bukan Yahudi bertobat sehingga mereka juga memperoleh kehidupan yang Ia berikan!”

Kabar Baik sampai ke Antiokhia

19 Orang percaya sudah tersebar karena penganiayaan yang dimulai setelah Stefanus dibunuh. Sebagian mereka pergi sejauh ke Fenisia, pulau Siprus dan kota Antiokhia. Di sana mereka memberitakan Kabar Baik, tetapi hanya kepada orang Yahudi. 20 Di antara mereka itu, ada juga orang percaya yang berasal dari pulau Siprus dan Kirene. Ketika mereka tiba di Antiokhia, mereka mulai berbicara dengan orang yang bukan Yahudi[c] untuk memberitakan Kabar Baik tentang Tuhan Yesus. 21 Tangan Tuhan menyertai orang-orang ini sehingga banyak sekali orang menjadi percaya dan memutuskan untuk mengikut Tuhan.

22 Berita tentang hal ini sampai ke telinga gereja di Yerusalem. Karena itu, mereka mengutus Barnabas untuk pergi ke Antiokhia. 23-24 Barnabas adalah seorang baik yang penuh dengan Roh Kudus dan beriman. Ketika ia tiba di Antiokhia dan melihat bagaimana Allah memberkati orang-orang percaya di sana, ia sangat gembira. Ia menguatkan mereka semua untuk tetap setia kepada Tuhan dan berserah kepada-Nya dengan sepenuh hati. Dan banyak orang lagi menjadi pengikut Tuhan.

25 Lalu Barnabas pergi ke kota Tarsus untuk mencari Saulus. 26 Setelah menemukan Saulus, Barnabas membawanya ke Antiokhia dan mereka tinggal di situ selama setahun penuh. Mereka mengajar banyak orang di sana. Di Antiokhia inilah untuk pertama kalinya pengikut Yesus disebut “orang Kristen”.

27 Kira-kira pada waktu yang sama, beberapa nabi dari Yerusalem datang ke Antiokhia. 28 Salah satu darinya yang bernama Agabus berdiri dan berbicara. Dengan pertolongan Roh, ia berkata bahwa akan terjadi kelaparan yang hebat di seluruh dunia. (Kelaparan ini terjadi pada masa Klaudius menjadi kaisar.) 29 Maka pengikut Tuhan memutuskan untuk mengirim bantuan sesuai dengan kemampuan mereka kepada saudara-saudara seiman yang tinggal di Yudea. 30 Mereka mengumpulkan bantuan itu dan memberikannya kepada tua-tua gereja di Yerusalem melalui Barnabas dan Saulus.

Yakobus dibunuh dan Petrus ditangkap oleh Herodes

12 Pada saat yang sama, Raja Herodes mulai menganiaya mereka yang menjadi anggota gereja. Ia memerintahkan agar Yakobus, saudara Yohanes, dibunuh dengan pedang. Ketika Herodes melihat bahwa pemimpin Yahudi berkenan atas tindakannya, ia memutuskan untuk menangkap Petrus. Hal ini terjadi selama Hari Raya Roti Tidak Beragi. Ia menangkap Petrus dan memenjarakannya. Petrus dijaga secara bergilir oleh empat kelompok terdiri dari empat prajurit. Herodes berencana untuk membawa Petrus ke persidangan setelah hari raya Paskah. Jadi, Petrus ditahan di dalam penjara, tapi gereja terus mendoakannya kepada Allah.

Malaikat Tuhan membebaskan Petrus dari penjara

Herodes berencana untuk membawa Petrus ke pengadilan umum. Pada malam sebelum ini terjadi, Petrus sedang tidur di antara dua orang prajurit. Ia diikat dengan dua rantai dan banyak prajurit lain menjaga di depan pintu penjara. Tiba-tiba, malaikat Tuhan berdiri di sana dan ruangan itu bersinar dengan terang. Malaikat itu menepuk Petrus dan membangunkannya sambil berkata, “Cepat, bangunlah!” Dan rantai-rantai terlepas dari tangan Petrus. Malaikat itu berkata lagi, “Pakailah pakaianmu dan sandalmu!” Petrus melakukan seperti yang dikatakan. Kemudian malaikat itu berkata, “Pakailah jubahmu dan ikutlah aku!”

Maka Petrus mengikuti malaikat itu keluar dari penjara. Namun, Petrus tidak tahu bahwa malaikat itu benar-benar nyata dan apa yang ini benar-benar terjadi. Ia mengira semuanya hanyalah mimpi. 10 Setelah melewati pengawal pertama dan kedua, mereka sampai di gerbang besi menuju ke kota. Gerbang besi itu terbuka untuk mereka dengan sendirinya. Setelah melewati gerbang itu dan sampai di ujung jalan, tiba-tiba malaikat itu meninggalkan Petrus.

11 Ketika Petrus sadar, ia berkata, “Sekarang, aku tahu bahwa Tuhan benar-benar mengutus malaikat-Nya untukku. Ia melepaskan aku dari tangan Herodes dan dari semua hal-hal buruk yang diharapkan pemimpin Yahudi akan terjadi padaku.”

12 Setelah menyadarinya, Petrus pergi ke rumah Maria, ibu Yohanes yang juga disebut Markus. Banyak orang sedang berkumpul di sana dan berdoa. 13 Ketika Petrus mengetuk pintu gerbang, seorang pembantu perempuan bernama Rode datang untuk membukakan pintu. 14 Ketika Rode mengenali suara Petrus, ia sangat senang sehingga ia lupa membukakan pintu. Malah ia berlari ke dalam dan memberitahukan kepada orang-orang bahwa Petrus ada di depan pintu! 15 Orang-orang itu berkata kepada Rode, “Kamu gila!” Tetapi Rode terus berkata bahwa apa hal itu benar. Lalu mereka berkata, “Itu pasti malaikatnya Petrus.”[d]

16 Tetapi Petrus terus mengetuk pintu. Ketika orang percaya membuka pintu, mereka melihat Petrus. Dan mereka terheran-heran. 17 Petrus memberi isyarat dengan tangannya agar mereka diam. Ia menjelaskan kepada mereka bagaimana Tuhan telah membawa dia keluar dari penjara. Ia bilang, “Ceritakanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara lainnya.” Setelah itu, Petrus pergi ke tempat lain.

18 Keesokan harinya terjadilah kepanikan besar di antara para prajurit. Mereka semua bertanya-tanya apa yang telah terjadi pada Petrus. 19 Herodes menyuruh tentara untuk mencari Petrus, tetapi mereka tidak menemukannya. Jadi, ia memeriksa para prajurit yang bertugas menjaga Petrus dan kemudian memerintahkan supaya mereka dibunuh.

Kematian Herodes Agripa

Setelah itu, Herodes pergi dari Yudea ke kota Kaisarea dan tinggal di sana untuk sementara. 20 Herodes sangat marah terhadap orang-orang di kota Tirus dan Sidon. Tetapi kota-kota ini membutuhkan pasokan makanan dari negaranya, karena itu beberapa orang menemui raja Herodes untuk berdamai. Mereka mendapat dukungan dari Blastus, pelayan pribadi raja.

21 Herodes setuju untuk menemui mereka. Pada hari itu Herodes memakai baju kerajaan yang indah. Ia duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka. 22 Rakyat yang mendengar pidatonya, berteriak, “Ini adalah suara allah, bukan suara manusia!” 23 Herodes menerima penghormatan ini yang adalah milik Allah. Maka malaikat Tuhan membuat dia sakit. Ia dimakan cacing-cacing dan mati.

24 Tetapi firman Allah semakin menyebar dan menjangkau lebih banyak orang lagi.

25 Setelah Barnabas dan Saulus menyelesaikan pekerjaan mereka, mereka balik dari Yerusalem ke Antiokhia[e] dan mengajak Yohanes, yang juga dikenal dengan nama Markus.

Tugas khusus untuk Barnabas dan Saulus

13 Di gereja Antiokhia ada beberapa nabi dan guru. Mereka adalah Barnabas, Simeon (yang juga disebut Niger), Lukius (yang berasal dari kota Kirene), Menahem (yang dibesarkan bersama raja Herodes[f]) dan Saulus. Ketika mereka sedang melayani Tuhan dan berpuasa, Roh Kudus berkata, “Tunjuklah Barnabas dan Saulus untuk mengerjakan tugas khusus bagi-Ku. Merekalah yang Aku pilih untuk melakukannya.”

Setelah berpuasa dan berdoa, mereka meletakkan tangan ke atas Barnabas dan Saulus, lalu mengutus keduanya pergi.

Barnabas dan Saulus di pulau Siprus

Barnabas dan Saulus dikirim oleh Roh Kudus ke kota Seleukia. Dari sana mereka berlayar ke pulau Siprus. Setelah mereka tiba di kota Salamis, mereka mulai memberitakan firman Allah di rumah-rumah ibadah Yahudi. Yohanes Markus juga ikut bersama mereka untuk membantu.

Mereka menjelajahi seluruh pulau itu hingga kota Pafos. Di kota itu mereka bertemu dengan seorang Yahudi bernama Baryesus, seorang tukang sihir dan nabi palsu. Baryesus adalah teman dari Sergius Paulus, gubernur pulau itu, seorang yang cerdas. Ia mengundang Barnabas dan Saulus untuk menemuinya karena ia ingin mendengar firman Allah. Tetapi Elimas (nama lain Baryesus dalam bahasa Yunani), menentang mereka dan berusaha mencegah gubernur untuk percaya kepada Yesus. Tetapi Saulus, yang juga dikenal sebagai Paulus, dipenuhi Roh Kudus dan menatap Elimas dengan tajam. 10 Kata Paulus kepadanya, “Hai, kamu anak Iblis, penuh dengan kebohongan dan berbagai tipu muslihat. Kamu adalah musuh dari segala kebenaran. Apakah kamu tidak akan pernah berhenti mencoba mengubah kebenaran Tuhan menjadi kebohongan? 11 Sekarang lihatlah, tangan Tuhan akan menghukummu dan kamu akan menjadi buta. Selama beberapa waktu, kamu tidak akan dapat melihat matahari!”

Saat itu juga kabut dan kegelapan menutupi mata Elimas sehingga ia berjalan berkeliling tanpa arah. Ia mencoba mencari seseorang untuk menuntunnya. 12 Ketika gubernur melihat hal itu, ia pun percaya sebab ia takjub akan ajaran Tuhan.

Paulus dan Barnabas pergi ke Antiokhia di Pisidia

13 Dari Pafos, Paulus dan orang-orang yang bersama dengannya berlayar ke kota Perga, di Pamfilia. Di sana Yohanes Markus meninggalkan mereka dan kembali ke Yerusalem. 14 Mereka melanjutkan perjalanan mereka dari Perga dan pergi ke Antiokhia,[g] suatu kota dekat Pisidia.

Pada hari Sabat mereka masuk ke rumah ibadah Yahudi dan duduk di sana. 15 Hukum Taurat Musa dan kitab para nabi dibacakan. Lalu pemimpin rumah ibadah mengirimkan pesan kepada Paulus dan Barnabas, “Saudara-saudara, jika kamu mempunyai pesan penguatan bagi orang-orang di sini, silahkan berbicara!”

16 Paulus berdiri, mengangkat tangannya untuk mendapat perhatian mereka, dan berkata, “Saudara-saudaraku, orang Israel dan kalian semua yang takut akan Allah, dengarkanlah aku! 17 Allah bangsa Israel memilih leluhur kita. Dan Allah membuat mereka menjadi bangsa yang besar selama mereka menetap di Mesir sebagai orang asing. Kemudian Ia membawa mereka keluar dari negeri itu dengan kuasa besar. 18 Dan Allah bersabar dengan mereka selama 40 tahun di padang gurun. 19 Ia menghancurkan tujuh bangsa di tanah Kanaan dan memberikan tanah itu kepada mereka sebagai warisan. 20 Semuanya ini terjadi dalam kurun waktu kira-kira 450 tahun.

Setelah itu, Allah memberikan bangsa kita hakim-hakim untuk memimpin mereka sampai masa Nabi Samuel. 21 Lalu bangsa Israel meminta seorang raja. Maka Allah memberikan mereka Saul, anak laki-laki Kish. Saul berasal dari suku Benyamin dan ia menjadi raja selama 40 tahun. 22 Setelah menyingkirkan Saul, Allah membuat Daud raja mereka. Allah mengatakan hal-hal baik tentang Daud, ‘Aku telah memilih Daud, Anak laki-laki Isai, yang berkenan dengan hati-Ku. Ia akan melakukan segala sesuatu yang Aku inginkan.’

23 Seperti yang dijanjikan-Nya, Allah membawa seorang keturunan Daud, yaitu Yesus, kepada bangsa Israel untuk menjadi Juru Selamat mereka. 24 Sebelum Yesus datang, Yohanes memberitakan kepada semua orang Israel tentang baptisan sebagai tanda pertobatan. 25 Setelah Yohanes telah menyelesaikan tugasnya, ia berkata, ‘Menurutmu, siapakah aku? Aku bukan Mesias.[h] Mesias akan datang setelah aku. Bahkan, untuk membukakan sandal-Nya saja, aku tidak layak.’

26 Saudara-saudaraku, keturunan keluarga Abraham dan juga kalian orang yang takut akan Allah, dengarkanlah! Berita tentang keselamatan ini diberikan kepada kita. 27 Orang Yahudi yang tinggal di Yerusalem dan para pemimpin mereka tidak menyadari bahwa Yesus adalah Juru Selamat. Mereka tidak mengerti perkataan para nabi tentang Yesus yang dibacakan setiap hari Sabat. Mereka mengutuk Yesus, dan ini membuat perkataan para nabi menjadi kenyataan. 28 Meskipun mereka tidak dapat menemukan satu alasan hukum yang kuat mengapa Yesus harus dihukum mati, mereka tetap meminta Pilatus untuk membunuh-Nya.

29 Orang Yahudi ini melakukan semua hal buruk yang dikatakan oleh Kitab Suci akan terjadi terhadap Yesus. Kemudian mereka menurunkan Yesus dari kayu salib dan membaringkan-Nya di dalam sebuah kubur. 30 Tetapi Allah membangkitkan Dia dari kematian! 31 Dan selama berhari-hari setelah kebangkitan-Nya, mereka yang sudah pergi bersama Yesus dari Galilea ke Yerusalem melihat Dia. Mereka sekarang ini sedang memberitakan kepada orang-orang kita apa yang mereka lihat.

32 Sekarang kami membawa Kabar Baik tentang janji yang disampaikan Allah kepada leluhur kita. 33 Kami adalah keturunan mereka dan Allah telah menepati janji itu bagi kita. Ia melakukannya dengan membangkitkan Yesus dari kematian. Kita juga membaca mengenai hal ini di dalam Mazmur pasal dua:

‘Engkau adalah Anak-Ku.
    Hari ini Aku telah menjadi Bapa-Mu.’(A)

34 Allah telah membangkitkan Yesus dari kematian. Yesus tidak akan pernah kembali ke kubur dan menjadi debu. Jadi, Allah berkata:

‘Aku akan memberimu janji benar dan kudus
    yang Aku buat dengan Daud.’(B)

35 Tetapi dalam Mazmur lainnya dikatakan:

‘Engkau tidak akan membiarkan Orang Kudus-Mu membusuk di dalam kubur.’(C)

36 Daud melakukan kehendak Allah seumur hidupnya. Lalu ia meninggal dan dikuburkan seperti semua leluhurnya. Tubuhnya membusuk dalam kubur! 37 Tetapi Dia yang Allah bangkitkan dari kematian tidak membusuk di dalam kubur. 38 Saudara-saudara, mengertilah apa yang akan kami sampaikan kepadamu. Pengampunan dosa diberitakan kepadamu melalui Yesus. 39 Melalui Yesus setiap orang percaya dibebaskan dari segala sesuatu. Hukum Taurat Musa tidak bisa membebaskan kita dari dosa kita. 40 Jadi, berhati-hatilah! Jangan biarkan apa yang dikatakan para nabi terjadi padamu,

41 ‘Dengarlah, hai kamu kalian yang tidak percaya!
    Kamu bisa heran, tetapi kemudian lenyap dan mati;
sebab pada masa hidupmu,
    Aku akan melakukan sesuatu yang tidak akan kamu percaya.
Kamu tidak akan percaya,
    sekalipun ada orang menjelaskannya kepadamu!’”(D)

42 Ketika Paulus dan Barnabas meninggalkan rumah ibadah, orang-orang meminta mereka untuk datang lagi pada hari Sabat berikutnya dan menceritakan lebih banyak lagi tentang semua itu. 43 Setelah pertemuan itu, banyak orang mengikuti Paulus dan Barnabas, termasuk orang Yahudi dan para penganut agama Yahudi. Paulus dan Barnabas mendorong mereka untuk terus percaya dalam anugerah Allah.

44 Pada hari Sabat berikutnya, hampir semua orang di kota itu berkumpul bersama untuk mendengarkan firman Tuhan. 45 Ketika beberapa orang Yahudi di sana melihat mereka semua, mereka menjadi sangat cemburu. Dengan meneriakkan hujatan, mereka menentang semua yang Paulus katakan. 46 Tetapi Paulus dan Barnabas berbicara dengan sangat berani. Mereka berkata, “Kami harus menyampaikan berita Allah, pertama-tama kepada kamu, tetapi kamu tidak mau mendengarnya. Kamu menunjukkan dengan jelas bahwa kamu tidak pantas untuk memiliki hidup kekal. Maka sekarang kami akan pergi kepada mereka yang bukan Yahudi. 47 Inilah yang Tuhan perintahkan kepada kami:

‘Aku telah menjadikanmu terang bagi bangsa-bangsa lain
    untuk menunjukkan jalan keselamatan kepada semua orang di seluruh dunia.’”(E)

48 Ketika orang bukan Yahudi mendengar Paulus bilang hal ini, mereka sangat bersukacita. Mereka memuji Tuhan karena berita-Nya, dan banyak dari mereka menjadi percaya. Ini adalah orang-orang yang ditentukan untuk memiliki hidup kekal.

49 Dan berita Tuhan menyebar ke seluruh wilayah itu. 50 Tetapi orang Yahudi menghasut beberapa wanita saleh yang terhormat dan orang terkemuka di kota itu untuk menentang Paulus dan Barnabas. Orang-orang ini menganiaya mereka berdua dan mengusir mereka keluar dari kota. 51 Maka Paulus dan Barnabas mengebaskan debu[i] dari kaki mereka. Mereka pergi dari kota itu menuju ke kota Ikonium. 52 Tetapi pengikut Tuhan di kota Antiokhia terus bersukacita dan dipenuhi Roh Kudus.

Alkitab Mudah Dibaca (AMD)

Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca @ 2021 Bible League International