Print Page Options
Previous Prev Day Next DayNext

Beginning

Read the Bible from start to finish, from Genesis to Revelation.
Duration: 365 days
Alkitab Mudah Dibaca (AMD)
Version
Yohanes 7-8

Yesus dan saudara-saudara-Nya

Sesudah itu, Yesus pergi dari kota ke kota di Galilea. Ia tidak bisa pergi ke sekitar Yudea karena para pemimpin Yahudi di sana ingin membunuh-Nya. Saat itu mendekati hari raya orang Yahudi, yaitu Hari Raya Pondok Daun. Lalu saudara-saudara Yesus berkata kepada-Nya, “Tinggalkanlah tempat ini dan pergilah ke perayaan di Yudea sehingga para pengikut-Mu dapat melihat hal-hal ajaib yang Engkau lakukan. Kalau Engkau mau menjadi terkenal, Engkau tidak boleh menyembunyikan apa yang Engkau lakukan. Jika Engkau bisa melakukan hal-hal ajaib seperti itu, biarlah seluruh dunia lihat.” Saudara-saudara Yesus bilang begitu karena bahkan mereka sendiri pun tidak percaya pada-Nya.

Kata Yesus kepada mereka, “Waktu-Ku belum tiba, tetapi kalian bisa pergi setiap saat. Dunia ini tidak dapat membencimu. Tetapi dunia ini membenci-Ku, sebab Aku katakan kepada manusia di dunia bahwa mereka melakukan hal-hal yang jahat. Jadi, kalian pergilah ke perayaan itu. Aku tidak akan pergi ke sana, sebab waktu-Ku belum tiba.” Setelah Yesus mengatakan hal itu, Ia tetap tinggal di Galilea.

10 Namun, setelah saudara-saudara-Nya telah pergi ke perayaan itu, Yesus juga pergi tapi Ia tidak membiarkan orang-orang melihat-Nya. 11 Dalam perayaan itu para pemimpin Yahudi mencari-Nya. Mereka berkata, “Di manakah Orang itu?”

12 Banyak sekali orang-orang dalam perayaan itu. Banyak di antara mereka saling berbisik-bisikan tentang Yesus. Ada yang berkata, “Ia orang baik.” Tetapi ada yang bilang, “Tidak, Ia menyesatkan banyak orang.” 13 Tetapi tak seorang pun di antara mereka yang berani membicarakan tentang Yesus secara terbuka. Mereka takut kepada para pemimpin Yahudi.

Yesus mengajar di Yerusalem

14 Pada pertengahan perayaan, Yesus masuk ke halaman Bait Allah dan mulai mengajar. 15 Para pemimpin Yahudi menjadi heran dan berkata, “Bagaimana mungkin Orang ini bisa punya pengetahuan sebanyak ini? Ia tidak pernah mendapat pendidikan seperti yang kita dapat!”

16 Jawab Yesus, “Apa yang Aku ajarkan bukan milik-Ku sendiri. Ajaran-Ku berasal dari Dia yang mengutus Aku. 17 Orang yang benar-benar ingin melakukan apa yang dikehendaki Allah akan tahu bahwa ajaran-Ku berasal dari Allah. Mereka akan tahu bahwa ajaran ini bukan berasal dari diri-Ku sendiri. 18 Jika aku mengajar hal-hal yang berasal dari pikiran-Ku sendiri, Aku hanya berusaha untuk memperoleh kehormatan bagi diri-Ku sendiri. Tetapi jika Aku berusaha membawa kehormatan bagi Dia yang mengutus Aku, maka Aku dapat dipercayai. Orang yang melakukan hal itu tidak akan berdusta. 19 Bukankah Musa telah memberikan hukum Taurat kepadamu? Tetapi kalian tidak mematuhi hukum itu. Jika kalian lakukan itu, mengapa kalian berusaha untuk membunuh Aku?”

20 Orang-orang itu menjawab, “Engkau kerasukan roh jahat! Kami tidak mencoba membunuh-Mu.”

21 Yesus berkata kepada mereka, “Aku melakukan satu perbuatan ajaib pada hari Sabat, dan kalian semua heran. 22 Tetapi bahkan pada hari Sabat kalian menyunat bayi laki-laki untuk mematuhi hukum Taurat yang diberikan Musa tentang sunat. (Sebenarnya, Musa bukanlah orang yang memberikan sunat kepada kalian. Itu berasal dari leluhur kita yang ada sebelum Musa.) 23 Ini menunjukkan bahwa orang dapat disunat pada hari Sabat demi mematuhi hukum Musa. Lalu mengapa kalian marah kepada-Ku karena menyembuhkan seluruh tubuh seorang pada hari Sabat? 24 Berhentilah menghakimi berdasarkan apa yang terlihat. Hakimilah berdasarkan apa yang benar.”

Apakah Yesus adalah Sang Mesias?

25 Lalu beberapa orang yang tinggal di Yerusalem berkata, “Inilah Orang yang ingin mereka bunuh. 26 Tapi Ia sedang mengajar di tempat di mana orang-orang dapat melihat dan mendengarkan Dia. Dan tidak ada seorang pun yang mencoba menghentikan Dia. Mungkin para pemimpin sudah mengakui bahwa Ia benar-benar Mesias?[a] 27 Tetapi ini tidak mungkin sebab jika Raja itu datang, tak seorang pun yang akan tahu dari mana asal-Nya. Sedangkan kita tahu dari mana Orang ini berasal.”

28 Jadi, Yesus terus mengajar di halaman Bait Allah, lalu Ia berkata dengan kerasnya, “Benar, kalian pikir kalian mengenal Aku dan dari mana Aku datang! Namun, bukan Akulah yang memutuskan bahwa Aku harus berada di sini. Kalian tidak tahu Dia yang mengutus Aku, Dia sangat bisa dipercaya. 29 Aku mengenal-Nya karena Aku datang dari-Nya dan Dialah yang mengutus Aku.”

30 Ketika Yesus berkata hal itu, orang-orang berusaha menangkap-Nya. Tetapi tiada seorang pun dapat menyentuh-Nya, karena waktu-Nya belum tiba. 31 Namun, banyak orang menjadi percaya kepada Yesus. Mereka berkata, “Kalian benar-benar berpikir bahwa Mesias akan membuat lebih banyak hal-hal ajaib daripada yang dilakukan Orang ini?”

Pemimpin Yahudi berusaha menangkap Yesus

32 Orang Farisi mendengar apa yang dibicarakan oleh orang banyak tentang Yesus. Jadi, para imam kepala dan orang Farisi menyuruh penjaga Bait Allah untuk menangkap Yesus. 33 Tapi Yesus berkata, “Aku akan berada dengan kalian hanya sebentar saja. Sesudah itu, Aku akan kembali kepada Dia yang telah mengutus Aku. 34 Kamu akan mencari Aku, tetap kamu tidak akan menemukan Aku. Dan kamu tidak bisa datang ke tempat di mana Aku berada.”

35 Orang-orang Yahudi itu berkata satu sama lainnya, “Ke manakah Orang ini akan pergi sehingga kita tidak dapat menemukan-Nya? Apakah Ia akan pergi ke tempat lainnya di mana orang kita tinggal? Apakah Ia akan mengajar mereka yang bukan orang Yahudi? 36 Apa maksud-Nya dengan berkata, ‘Kamu akan mencari Aku, tetapi kamu tidak akan menemukan Aku. Dan kamu tidak bisa datang ke tempat di mana Aku berada?’”

Yesus berbicara tentang Roh Kudus

37 Tibalah hari terakhir dari perayaan itu. Itulah hari terpenting dari seluruh perayaan itu. Pada hari itu, Yesus berdiri dan berkata dengan suara yang keras, “Siapa saja yang haus, boleh datang kepada-Ku dan minum. 38 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, jika seorang percaya kepada-Ku, maka dari dalam hatinya akan mengalir aliran air hidup.” 39 Yang dimaksudkan Yesus adalah Roh Kudus. Roh itu belum diberikan kepada mereka karena Yesus belum dibangkitkan dalam kemuliaan. Tetapi kemudian, mereka yang percaya pada Yesus akan mendapat Roh itu.

Orang-orang berdebat tentang Yesus

40 Ketika orang-orang mendengar hal-hal yang Yesus katakan itu, sebagian dari mereka berkata, “Orang ini benar-benar seorang Nabi.”[b]

41 Yang lain berkata, “Ia adalah Mesias.”

Yang lain lagi berkata, “Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea. 42 Kitab Suci mengatakan bahwa Mesias akan berasal dari keturunan Daud. Ia akan datang dari kota Betlehem, kota di mana Daud dulu tinggal.” 43 Jadi, terjadilah perbedaan di antara orang-orang itu tentang Yesus. 44 Beberapa orang di antara mereka ingin menangkap Yesus, tetapi tidak seorang pun mencoba melakukannya.

Pemimpin Yahudi tidak mau percaya

45 Penjaga-penjaga Bait Allah kembali kepada para imam kepala dan orang Farisi, yang kemudian bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa Yesus?”

46 Para penjaga Bait Allah itu menjawab, “Kami belum pernah mendengar seseorang mengatakan hal-hal seperti itu sebelumnya!”

47 Kata orang Farisi, “Jadi, Ia telah menyesatkan kamu juga! 48 Bukankah kamu tidak melihat satu pun dari antara imam-imam kepala atau salah satu dari kami yang percaya kepada-Nya? 49 Orang-orang di sana itu tidak tahu apa-apa tentang hukum Taurat. Mereka ada di bawah kutukan Allah!”

50 Nikodemus, seorang Farisi yang dulu pernah menemui Yesus,[c] berkata kepada mereka, 51 “Hukum Taurat tidak membiarkan kita menghukum orang tanpa mendengarnya dan menemukan apa yang telah mereka lakukan.”

52 Tetapi para pemimpin Yahudi itu menjawab, “Kamu pasti juga berasal dari wilayah Galilea! Pelajarilah Kitab Suci! Kamu tidak akan menemukan apa-apa tentang nabi[d] yang datang dari Galilea.”

Perempuan tertangkap dalam perzinahan

[53 [e] Kemudian mereka semua pulang ke rumahnya.

Tetapi Yesus pergi ke Bukit Zaitun. Pagi-pagi sekali, Yesus kembali ke halaman Bait Allah. Orang-orang datang kepada-Nya, lalu Yesus duduk dan mulai mengajar mereka.

Para guru Taurat dan orang Farisi membawa seorang perempuan yang tertangkap basah sedang berzinah. Mereka menyuruh perempuan itu berdiri di depan orang banyak. Kata mereka kepada Yesus, “Guru, perempuan ini tertangkap basah sedang berzinah. Hukum Taurat Musa memerintahkan kita untuk melempar perempuan seperti ini dengan batu sampai mati. Menurut Engkau, apakah yang harus kami lakukan?”

Mereka mengatakan hal ini untuk menjebak Yesus. Mereka berharap Yesus mengatakan sesuatu yang salah sehingga mereka mendapat alasan untuk menuduh-Nya. Akan tetapi, Yesus membungkuk sambil menulis di tanah dengan jari-Nya. Para pemimpin Yahudi terus mempertanyakan hal itu pada Yesus, sehingga Yesus berdiri dan berkata, “Siapa pun di antara kamu yang tidak berdosa, biarlah ia yang pertama melempar perempuan ini dengan batu.” Lalu Yesus membungkuk lagi dan menulis di tanah.

Setelah mendengar jawaban Yesus, satu per satu dari mereka mulai pergi, mulai dari yang tertua dan diikuti lainnya. Akhirnya, tinggallah Yesus bersama perempuan yang tetap berdiri di tempatnya itu. 10 Lalu Yesus menengadah dan bertanya kepada perempuan itu, “Ke mana perginya semua orang itu?[f] Tidak adakah seorang pun yang menghukum kamu?”

11 Jawab perempuan itu, “Tidak ada, Tuan.”

Kemudian Yesus berkata kepada perempuan itu, “Aku juga tidak akan menghukummu. Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi.”]

Yesus adalah terang dunia

12 Kemudian Yesus berbicara kepada orang banyak. Ia berkata, “Akulah terang dunia. Setiap orang yang mengikuti Aku, tidak akan berjalan dalam kegelapan. Mereka akan mempunyai terang yang memberi kehidupan.”

13 Tetapi orang Farisi berkata kepada Yesus, “Ketika Engkau mengatakan hal-hal ini, Engkaulah satu-satu saksi yang mengatakan bahwa semuanya itu benar. Jadi, kami tidak dapat menerima apa yang Engkau katakan.”

14 Jawab Yesus kepada mereka, “Benar, Aku memang bersaksi tentang diri-Ku sendiri. Tetapi semua orang dapat percaya apa yang Aku katakan, sebab Aku tahu dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu dari mana Aku datang atau ke mana Aku pergi. 15 Kamu menghakimi Aku menurut cara manusia menghakimi sesamanya, sedangkan Aku tidak menghakimi siapa pun. 16 Tetapi jika Aku menghakimi, maka penghakiman-Ku itu benar. Sebab, Aku tidak menghakimi seorang diri saja, melainkan bersama Bapa yang mengutus Aku. 17 Dalam Kitab Tauratmu tertulis bahwa ketika dua orang bersaksi tentang hal yang sama, maka kamu harus menerima apa yang mereka katakan. 18 Aku adalah salah satu saksi yang berbicara tentang diri-Ku sendiri. Dan saksi-Ku lainnya adalah Bapa yang mengutus Aku.”

19 Lalu orang-orang bertanya kepada-Nya, “Di manakah Bapa-Mu?”

Jawab Yesus, “Kamu tidak mengenal Aku maupun Bapa-Ku. Tetapi jika kamu mengenal Aku, maka kamu juga akan mengenal Bapa-Ku.” 20 Yesus mengatakan semua hal ini ketika Ia mengajar di halaman Bait Allah, di dekat kotak persembahan. Tetapi tidak ada seorang pun yang menangkap-Nya sebab saatnya belum tiba bagi Yesus untuk ditangkap.

Beberapa orang Yahudi tidak mengerti Yesus

21 Yesus berkata lagi kepada orang banyak, “Aku akan meninggalkan kamu dan kamu akan mencari Aku. Tetapi kamu akan mati tanpa pengampunan dosamu. Kamu tidak dapat datang ke tempat ke mana Aku pergi.”

22 Jadi, para pemimpin Yahudi saling bertanya, “Apakah Ia mau bunuh diri karena Ia berkata, ‘Kamu tidak dapat datang ke tempat ke mana Aku pergi’?”

23 Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Kalian berasal dari bawah, tetapi Aku berasal dari atas. Kalian berasal dari dunia ini, tetapi Aku bukan dari dunia ini. 24 Ketahuilah, kamu akan mati tanpa pengampunan dosamu. Benar, jika kamu tidak percaya bahwa Akulah Dia,[g] kamu akan mati tanpa pengampunan dosamu.”

25 Mereka bertanya, “Kalau begitu, siapakah Engkau?”

Yesus menjawab, “Aku adalah Dia yang telah Kukatakan kepadamu sejak semula. 26 Ada banyak hal yang dapat Kukatakan untuk mengecam kamu. Tetapi Aku hanya menyampaikan kepada orang-orang apa yang Kudengar dari Dia yang mengutus Aku. Ia berbicara apa yang benar.”

27 Mereka tidak mengerti kalau Yesus sedang berbicara tentang Bapa. 28 Maka Ia berkata kepada mereka, “Kalian akan meninggikan[h] Anak Manusia. Kalian akan tahu bahwa Akulah Dia. Kalian akan tahu bahwa apa pun yang Kulakukan bukan berasal dari kuasa-Ku sendiri. Aku hanya mengatakan apa yang diajarkan Bapa kepada-Ku. 29 Dia yang mengutus-Ku selalu bersama-sama dengan Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, karena Aku selalu melakukan apa yang menyenangkan-Nya.” 30 Ketika Ia menyampaikan semuanya ini, banyak orang percaya kepada-Nya.

Yesus berbicara tentang kebebasan dari dosa

31 Jadi, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya, “Jika kamu tetap mengikuti dan mematuhi ajaran-Ku, maka kamu benar-benar adalah pengikut-Ku. 32 Kamu akan tahu kebenaran dan kebenaran itu akan membebaskan kamu.”

33 Mereka menjawab, “Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Jadi, mengapa Engkau bilang bahwa kami akan dibebaskan?”

34 Yesus menjawab, “Sesungguhnya, setiap orang yang menjalani hidup dengan berbuat dosa adalah seorang hamba, yaitu hamba dosa. 35 Seorang hamba tidak tinggal dalam suatu keluarga untuk selamanya. Tetapi seorang anak adalah milik keluarga untuk selamanya. 36 Jadi, apabila Sang Anak membebaskan kamu, maka kamu akan benar-benar bebas. 37 Aku tahu bahwa kamu adalah keturunan Abraham. Tetapi kamu ingin membunuh-Ku karena kamu tidak mau menerima ajaran-Ku. 38 Aku menyampaikan kepada kalian apa yang Bapa-Ku telah tunjukkan kepada-Ku. Namun, kalian melakukan apa yang dikatakan bapamu.”

39 Mereka berkata, “Bapa kami adalah Abraham.” Jawab Yesus, “Jika kamu benar-benar adalah keturunan Abraham, maka kamu akan melakukan apa yang Abraham lakukan. 40 Aku mengatakan kebenaran yang telah Kudengar dari Allah kepada kalian. Tetapi kalian berusaha untuk membunuh-Ku. Abraham tidak melakukan hal seperti itu. 41 Jadi, kamu hanya melakukan apa yang dilakukan oleh bapamu sendiri.”

Tetapi mereka menjawab, “Kami bukanlah seperti anak-anak yang tidak tahu siapa bapanya. Allah adalah satu-satunya Bapa kami yang kami miliki.”

42 Kata Yesus kepada mereka, “Jika Allah benar-benar Bapamu, maka kamu akan mengasihi Aku. Aku berasal dari Allah dan sekarang Aku ada di sini. Aku datang bukan atas keinginan-Ku sendiri, melainkan diutus oleh Bapa-Ku. 43 Kamu tidak mengerti hal-hal yang Kukatakan, sebab kamu tidak dapat menerima ajaran-Ku. 44 Bapamu adalah iblis, dan kalian adalah miliknya. Kalian mau melakukan keinginannya. Ia adalah pembunuh sejak semula. Ia selalu menentang kebenaran, dan tidak ada kebenaran di dalamnya. Ia seperti tipuan yang ia katakan. Benar, ia adalah penipu dan bapa dari segala penipu.

45 Tetapi Aku mengatakan kebenaran kepadamu, dan karena itulah kamu tidak percaya kepada-Ku. 46 Dapatkah seorang dari antara kamu membuktikan bahwa Aku berdosa? Jika Aku mengatakan kebenaran, mengapa kamu tidak percaya kepada-Ku? 47 Siapa pun yang adalah milik Allah menerima apa yang Ia katakan. Tetapi kamu tidak menerima apa yang Allah katakan, sebab kamu bukanlah milik Allah.”

Yesus berbicara tentang diri-Nya dan Abraham

48 Orang-orang Yahudi di sana menjawab, “Bukankah benar jika kami bilang bahwa Engkau adalah orang Samaria, dan Engkau kerasukan roh jahat?”

49 Yesus menjawab, “Aku tidak kerasukan roh jahat. Aku menghormati Bapa-Ku, tetapi kamu tidak menghormati Aku. 50 Aku tidak mencoba mencari kehormatan bagi diri-Ku sendiri. Ada Seorang yang mencari hormat bagi-Ku. Ia adalah hakim. 51 Aku berjanji, setiap orang yang menuruti ajaran-Ku tidak akan pernah mati.”

52 Mereka berkata kepada Yesus, “Sekarang kami tahu bahwa Engkau memang kerasukan roh jahat! Sebab, Abraham telah mati, begitu juga para nabi. Tetapi Engkau berkata, ‘Setiap orang yang menuruti ajaran-Ku tidak akan pernah mati.’ 53 Apakah menurut-Mu, Engkau lebih besar daripada bapa kami Abraham? Ia telah mati, begitu juga para nabi. Engkau pikir siapakah diri-Mu?”

54 Yesus menjawab, “Jika Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu tidak ada artinya. Dia yang memuliakan Aku adalah Bapa-Ku, yaitu yang kamu akui sebagai Allahmu. 55 Tetapi sesungguhnya kamu tidak mengenal-Nya. Aku mengenal-Nya. Jika Aku katakan bahwa Aku tidak mengenal Dia, maka Aku akan menjadi penipu seperti kamu. Tetapi Aku mengenal-Nya dan Aku melakukan apa yang Ia katakan. 56 Bapamu Abraham sangat bersukacita karena ia akan melihat hari itu ketika Aku datang. Ia sudah lihat hari itu dan bersukacita.”

57 Lalu orang-orang Yahudi itu berkata kepada Yesus, “Bagaimana mungkin Engkau telah lihat Abraham? Umurmu bahkan belum mencapai 50 tahun!”

58 Yesus menjawab, “Sesungguhnya, sebelum Abraham lahir, Aku sudah ada.”[i] 59 Ketika Yesus mengatakan itu, mereka mengambil batu untuk melempari-Nya. Tetapi Yesus menyembunyikan diri-Nya, lalu ia meninggalkan halaman Bait Allah.

Alkitab Mudah Dibaca (AMD)

Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca @ 2021 Bible League International