Print Page Options
Previous Prev Day Next DayNext

Beginning

Read the Bible from start to finish, from Genesis to Revelation.
Duration: 365 days
Alkitab Mudah Dibaca (AMD)
Version
Lukas 17-18

Dosa dan pengampunan

(Mat 18:6-7, 21-22; Mrk 9:42)

17 Yesus berkata kepada pengikut-Nya, “Banyak hal pasti akan terjadi yang akan membuat orang berdosa. Tetapi celakalah orang yang membuat ini terjadi. Ada orang-orang di sini yang kelihatannya tidak begitu penting. Tetapi celakalah orang yang menyebabkan salah satu dari mereka ini jatuh ke dalam dosa. Adalah baik baginya jika batu penggilingan diikatkan pada lehernya dan ditenggelamkan ke dalam laut. Berhati-hatilah!

Jika saudara atau saudarimu di dalam keluarga Allah berbuat sesuatu yang salah, tegurlah dia. Jika ia menyesali apa yang diperbuat, ampunilah dia. Bahkan jika ia berbuat sesuatu yang salah terhadapmu tujuh kali dalam sehari, tetapi ia berkata bahwa ia menyesalinya setiap kali, kamu harus memaafkan dia.”

Berapa besar imanmu?

Rasul-rasul berkata kepada Tuhan, “Tambahkanlah iman kami!”

Tuhan menjawab, “Seandainya imanmu sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon murbei[a] ini, ‘Tariklah akarmu dan tumbuhkanlah di laut,’ maka pohon itu akan taat kepadamu.”

Jadilah hamba yang baik

“Seandainya salah satu dari kalian mempunyai seorang pembantu yang bekerja di ladang, membajak atau menjaga domba. Ketika ia kembali dari kerja, apa yang akan kamu katakan kepadanya? Apakah kamu bilang, ‘Masuklah, duduk dan makan’? Tentu saja tidak! Sebaliknya kamu akan berkata kepada pembantumu, ‘Siapkanlah sesuatu untuk aku makan. Lalu bersiaplah untuk melayaniku. Setelah aku selesai makan dan minum, baru kamu boleh makan.’ Pembantu itu tidak perlu mendapat penghargaan khusus karena melakukan pekerjaannya. Ia melakukan apa yang disuruh majikannya untuk dikerjakan. 10 Demikan juga dengan kamu. Ketika kamu sudah selesai mengerjakan semua yang diperintahkan kepadamu, kamu harus bilang, ‘Kami tidak layak menerima penghargaan khusus. Kami hanya mengerjakan tugas yang seharusnya kami lakukan.’”

Bersyukurlah

11 Yesus melanjutkan perjalanan menuju Yerusalem. Setelah Ia meninggalkan Galilea, Ia melewati perbatasan Samaria. 12 Ia masuk ke sebuah desa, dan bertemu dengan 10 orang laki-laki di sana. Mereka tidak mendekati-Nya, sebab mereka semuanya menderita sakit kusta. 13 Tetapi dengan suara nyaring mereka berteriak, “Yesus! Guru! Tolonglah kami!”

14 Ketika Yesus melihat mereka, Ia berkata, “Pergilah dan tunjukkan dirimu kepada para imam.”[b]

Sementara mereka pergi untuk menemui para imam, mereka menjadi sembuh. 15 Ketika salah satu dari mereka melihat bahwa ia sudah sembuh, ia kembali kepada Yesus. Ia memuji Allah dengan suara yang nyaring. 16 Ia bersujud di kaki Yesus dan berterima kasih kepada-Nya. (Orang itu adalah seorang Samaria.) 17 Yesus berkata, “Sepuluh orang disembuhkan; di mana sembilan orang lainnya? 18 Orang ini bahkan bukan salah satu dari orang kita. Apakah hanya ia yang kembali untuk memuliakan Allah?” 19 Kemudian Yesus berkata kepada orang itu, “Berdirilah! Kamu boleh pergi. Kamu disembuhkan karena kamu percaya.”

Kedatangan kerajaan Allah

(Mat 24:23-28, 37-41)

20 Beberapa orang Farisi bertanya kepada Yesus, “Kapankah Kerajaan Allah akan datang?”

Yesus menjawab, “Kedatangan Kerajaan Allah bukanlah sesuatu yang bisa kamu lihat. 21 Orang tidak akan bilang, ‘Lihat, Kerajaan Allah ada di sini!’ atau ‘Kerajaan Allah ada di sana!’ Tidak, Kerajaan Allah ada di sini bersama kamu.”

22 Kemudian Yesus berkata kepada pengikut-Nya, “Waktunya akan datang di mana kamu rindu sekali untuk melihat satu hari saja ketika Anak Manusia akan ada lagi, tetapi kamu tidak akan dapat melihat-Nya. 23 Orang-orang akan berkata kepadamu, ‘Lihat, Ia di sana!’ atau ‘Lihat, Ia di sini!’ Diamlah di mana kamu berada; jangan pergi mencari Dia. 24 Bersabarlah, sebab ketika Anak Manusia datang lagi, kamu akan mengetahuinya. Pada hari itu Ia akan bercahaya seperti kilat yang menerangi langit dari ujung ke ujung. 25 Tetapi pertama, Anak Manusia harus menderita banyak penderitaan. Orang-orang pada jaman ini akan menolak untuk menerima-Nya.

26 Ketika Anak Manusia datang lagi, itu akan sama seperti pada saat Nuh[c] masih hidup. 27 Orang-orang sedang makan, minum dan menikah bahkan pada saat Nuh masuk ke dalam bahtera. Lalu air bah datang dan memusnahkan mereka semua.

28 Hal yang sama terjadi pada masa hidup Lot,[d] ketika Allah menghancurkan Sodom. Orang-orang di sana sedang makan, minum, berjual beli, menanam, dan membangun rumah-rumah mereka. 29 Tetapi pada hari itu ketika Lot meninggalkan Sodom, api dan belerang jatuh dari langit seperti hujan dan membinasakan mereka semua. 30 Hal yang serupa akan terjadi ketika Anak Manusia datang lagi.

31 Pada hari itu jika ada orang yang berada di atap rumahnya, ia tidak akan mempunyai waktu untuk masuk ke dalam dan mengambil barang-barangnya. Jika ada orang yang berada di ladang, ia tidak bisa kembali ke rumahnya. 32 Ingatlah apa yang terjadi pada istri Lot!

33 Siapa yang berusaha untuk menyelamatkan hidupnya ia akan kehilangan hidupnya. Tetapi siapa yang memberikan hidupnya akan diselamatkan. 34 Pada malam itu, mungkin ada dua orang yang tidur di satu kamar. Yang satu akan diambil dan lainnya akan tertinggal. 35 Dua perempuan akan bekerja menggiling gandum bersama-sama. Satu akan diambil dan lainnya akan tertinggal. [36 Dua orang berada di ladang yang sama. Orang yang satu akan dibawa, tetapi lainnya akan ditinggalkan.]”[e]

37 Pengikut-Nya bertanya kepada Yesus, “Di mana ini akan terjadi, Tuhan?”

Yesus menjawab, “Itu seperti mencari mayat. Engkau akan menemukannya di mana burung pemakan bangkai sedang berkerumunan.”

Allah akan menjawab umat-Nya

18 Lalu Yesus mengajar pengikut-Nya bahwa mereka harus selalu berdoa dan tidak putus harapan. Ia menggunakan perumpamaan ini untuk mengajar mereka: “Di sebuah kota, ada seorang hakim. Ia tidak takut kepada Allah. Ia juga tidak peduli apa yang dipikirkan orang. Di kota itu juga tinggal seorang janda. Janda itu terus-menerus mendatangi hakim itu dan bilang, ‘Ada orang yang berbuat jahat kepadaku. Belalah hak aku terhadap lawanku!’ Pada awalnya hakim itu tidak mau menolong perempuan itu. Tetapi setelah beberapa waktu, ia berpikir, ‘Aku memang tidak peduli kepada Allah, dan tidak peduli apa kata orang tentang diriku. Tetapi perempuan ini menggangguku. Aku akan memberikan apa yang benar kepadanya sehingga ia tidak akan menggangguku lagi. Jika aku tidak menolongnya, ia mungkin akan datang dan menyerang aku.’”

Tuhan berkata, “Perhatikanlah, ada pelajaran dari perkataan hakim yang jahat itu. Umat Allah berseru kepada-Nya siang dan malam, dan Ia akan memberi mereka apa yang benar. Ia tidak akan menunda-nunda untuk menolong mereka. Ketahuilah, Allah akan segera menolong umat-Nya. Tetapi ketika Anak Manusia datang kembali, apakah Ia akan menemukan orang di dunia ini yang percaya kepada-Nya?”

Orang Farisi dan pemungut pajak

Ada orang yang merasa dirinya sangat baik dan menganggap rendah orang lain. Yesus memakai perumpamaan ini untuk mengajar mereka: 10 “Suatu hari ada seorang Farisi dan seorang pemungut pajak pergi ke Bait Allah untuk berdoa. 11 Orang Farisi itu berdiri sendirian, jauh dari pemungut pajak itu. Ketika orang Farisi itu berdoa, ia berkata, ‘Ya, Allah, aku berterima kasih kepada-Mu karena aku tidak jahat seperti orang lain. Aku tidak seperti orang yang mencuri, berbuat curang atau berzinah. Aku bersyukur karena aku lebih baik dari pemungut pajak ini. 12 Ya, aku berpuasa dua kali dalam seminggu, dan aku memberikan sepersepuluh dari seluruh penghasilanku!’

13 Pemungut pajak itu juga berdiri sendirian. Tetapi ketika berdoa, ia tidak berani memandang ke langit. Ia benar-benar menyesal sehingga ia memukuli dadanya sambil berkata, ‘Ya, Allah, kasihanilah aku, seorang yang berdosa!’ 14 Aku berkata kepadamu, pemungut pajak ini, bukan orang Farisi itu, telah dibenarkan Allah ketika ia selesai berdoa dan pulang ke rumahnya. Orang yang merasa dirinya lebih baik daripada orang lain akan direndahkan. Tetapi mereka yang merendahkan dirinya akan ditinggikan.”

Yesus menyambut anak-anak

(Mat 19:13-15; Mrk 10:13-16)

15 Beberapa orang bahkan membawa bayi-bayi mereka kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya ke atas mereka untuk memberkati mereka. Tetapi ketika para pengikut melihatnya, mereka berkata kepada orang-orang itu agar tidak melakukannya. 16 Tetapi Yesus memanggil anak-anak kecil datang kepada-Nya dan berkata kepada pengikut-Nya, “Biarkan anak-anak kecil itu datang kepada-Ku. Janganlah melarang mereka, sebab Kerajaan Allah adalah milik orang yang seperti anak-anak. 17 Sesungguhnya kalian harus menerima Kerajaan Allah seperti anak kecil menerima pemberian, atau kalian tidak akan pernah bisa masuk ke dalamnya.”

Seorang kaya menolak untuk mengikuti Yesus

(Mat 19:16-30; Mrk 10:17-31)

18 Seorang pemimpin agama bertanya kepada Yesus, “Guru yang baik, apa yang harus aku lakukan untuk mendapat hidup yang kekal?”

19 Jawab Yesus kepadanya, “Mengapa kamu menyebut Aku baik? Hanya Allah saja yang baik. 20 Tentu kamu tahu perintah ini: ‘Jangan kamu berzinah, jangan kamu membunuh orang, jangan kamu mencuri, jangan kamu memberi kesaksian palsu tentang orang lain, serta hormati ayah dan ibumu.’”(A)

21 Tetapi pemimpin itu berkata, “Aku sudah mematuhi semua perintah itu sejak kecil.”

22 Ketika Yesus mendengar ini, Ia bilang kepada pemimpin itu, “Tetapi masih ada satu hal yang harus kamu lakukan. Juallah semua milikmu dan bagikanlah uangmu kepada orang miskin. Kamu akan mendapat harta di surga. Kemudian datanglah dan ikutlah Aku.” 23 Tetapi ketika orang itu mendengar perkataan Yesus untuk memberikan uangnya, ia menjadi sangat sedih. Ia tidak mau melakukan hal itu, karena ia sangat kaya.

24 Ketika Yesus melihat orang itu sedih, Ia berkata, “Memang sangat sulit bagi orang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. 25 Lebih mudah bagi seekor unta melewati lubang jarum daripada orang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

26 Ketika orang-orang mendengar perkataan Yesus itu, mereka bertanya, “Kalau begitu, siapa yang dapat diselamatkan?”

27 Yesus menjawab, “Allah sanggup melakukan hal-hal yang tidak mungkin dilakukan manusia.”

28 Petrus berkata, “Lihat, kami sudah meninggalkan semua yang kami miliki dan mengikut Engkau.”

29 Yesus menjawab, “Aku berjanji bahwa setiap orang yang meninggalkan rumah, istri, saudara-saudara, orang tua atau anak-anaknya demi Kerajaan Allah, 30 akan menerima berlipat ganda dari yang telah mereka tinggalkan. Mereka akan menerima lebih banyak lagi dalam kehidupan ini. Dan pada masa yang akan datang mereka akan mendapat pahala hidup yang kekal.”

Yesus berbicara lagi tentang kematian-Nya

(Mat 20:17-19; Mrk 10:32-34)

31 Kemudian Yesus hanya berbicara dengan kedua belas rasul-Nya. Ia bilang kepada mereka, “Dengarlah, kita akan pergi ke Yerusalem. Semua yang Allah katakan kepada para nabi untuk dituliskan tentang Anak Manusia akan terjadi. 32 Ia akan diserahkan kepada orang-orang asing, yang akan mengejek-Nya, menghina-Nya dan meludahi-Nya. 33 Mereka akan menghajar dan kemudian membunuh-Nya. Tetapi pada hari ketiga setelah kematian-Nya, Ia akan bangkit kembali.” 34 Para rasul berusaha mengerti maksud perkataan ini, tapi mereka tidak dapat; arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka.

Yesus menyembuhkan seorang buta

(Mat 20:29-34; Mrk 10:46-52)

35 Yesus mendekati kota Yerikho. Ada seorang buta sedang duduk di pinggir jalan sambil mengemis. 36 Ketika mendengar orang banyak melewati jalan itu, orang buta itu bertanya, “Apa yang sedang terjadi?”

37 Mereka memberitahunya, “Yesus, yang dari Nazaret datang ke sini.”

38 Orang buta itu sangat gembira dan berteriak, “Yesus, Anak Daud, tolonglah aku!”

39 Orang-orang yang berjalan di depan rombongan, menegur orang buta itu dan menyuruhnya diam. Tetapi ia malah berteriak lebih keras lagi, “Anak Daud, tolonglah aku!”

40 Yesus berhenti di situ dan berkata, “Bawa orang itu kepada-Ku!” Ketika orang itu mendekat, Yesus bertanya kepadanya, 41 “Apa yang kamu ingin Aku lakukan untukmu?”

Ia menjawab, “Tuhan, aku ingin dapat melihat kembali.”

42 Yesus bilang kepadanya, “Kamu bisa melihat sekarang juga. Kamu disembuhkan karena kamu percaya.”

43 Segera orang itu dapat melihat. Ia mengikuti Yesus sambil memuji Allah. Semua orang yang melihat kejadian itu memuji Allah karena apa yang terjadi.

Alkitab Mudah Dibaca (AMD)

Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca @ 2021 Bible League International