Print Page Options
Previous Prev Day Next DayNext

Beginning

Read the Bible from start to finish, from Genesis to Revelation.
Duration: 365 days
Alkitab Mudah Dibaca (AMD)
Version
Lukas 21-22

Seorang janda menunjukkan persembahan yang benar

(Mrk 12:41-44)

21 Yesus menengadah dan melihat beberapa orang kaya memasukkan persembahan kepada Allah ke dalam kotak persembahan di Bait Allah. Lalu Ia lihat seorang janda miskin memasukkan dua keping uang logam ke dalam kotak itu. Ia berkata, “Janda miskin ini memberikan hanya dua keping logam. Tetapi sebenarnya, ia memberikan lebih banyak daripada semua orang kaya. Mereka punya banyak, tapi mereka hanya memberikan apa yang tidak mereka butuhkan. Perempuan ini sangat miskin, tapi ia memberikan semua uang yang diperlukan untuk hidup.”

Yesus memperingatkan tentang masa yang akan datang

(Mat 24:1-14; Mrk 13:1-13)

Beberapa orang sedang bicarakan tentang betapa indahnya gedung Bait Allah itu. Mereka mengagumi bagaimana gedung itu dibangun dengan batu-batu yang terbaik dan dihiasi dengan berbagai persembahan yang diberikan orang-orang kepada Allah.

Tetapi Yesus berkata, “Waktunya akan datang ketika semua yang kamu lihat ini akan dihancurkan. Setiap batu dari gedung ini akan diratakan sampai tanah. Tidak ada satu batu pun yang tertinggal.”

Beberapa pengikut bertanya kepada Yesus, “Guru, kapan hal itu terjadi? Apakah tanda yang menunjukkan kami bahwa saatnya sudah tiba untuk semuanya ini terjadi?”

Yesus berkata, “Hati-hatilah supaya kamu tidak tertipu. Banyak orang akan datang dan berpura-pura menjadi Aku. Mereka akan bilang, ‘Akulah Mesias!’[a] Dan ‘Waktunya sudah tiba!’ Tetapi janganlah kamu ikuti mereka. Janganlah takut ketika kamu dengar tentang peperangan dan kerusuhan. Semua itu memang harus terjadi terlebih dahulu. Lalu akhir jaman akan datang setelah itu.”

10 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Bangsa yang satu akan berperang dengan bangsa lainnya. Kerajaan yang satu akan menyerang kerajaan lainnya. 11 Terjadi gempa bumi yang hebat, dan di banyak tempat orang-orang akan mengalami kelaparan atau penyakit menular. Peristiwa-peristiwa yang mengerikan akan terjadi, dan hal yang menakjubkan akan nampak dari langit untuk memperingati manusia.

12 Tetapi sebelum semuanya ini terjadi, orang akan menangkap dan menganiaya kamu. Mereka akan mengadilimu di rumah ibadah mereka, dan memenjarakan kamu. Mereka juga akan menyeretmu ke hadapan para raja dan gubernur. Mereka akan lakukan semuanya ini kepada kamu karena kamu adalah pengikut-Ku. 13 Tetapi hal ini justru akan jadi kesempatan kepadamu bersaksi tentang Aku. 14 Jangan kamu khawatir tentang apa yang akan kamu katakan. 15 Aku akan memberikan kamu hikmat untuk mengatakan hal-hal yang tidak dapat dijawab oleh lawan-lawanmu. 16 Bahkan orang tua, saudara, keluarga, dan teman-temanmu akan mengkhianatimu. Mereka akan menyerahkan beberapa di antaramu untuk dibunuh. 17 Orang akan membencimu oleh karena nama-Ku. 18 Tetapi kamu tidak akan menderita apa pun, bahkan tidak ada sehelai rambut pun yang akan hilang dari kepalamu. 19 Kamu akan selamat melewati semuanya ini dengan teguh dalam imanmu.”

Pemusnahan Yerusalem

(Mat 24:15-21; Mrk 13:14-19)

20 “Ketika kamu lihat pasukan mengelili Yerusalem, kamu akan tahu bahwa saat penghancurannya telah tiba. 21 Itulah saatnya di mana orang-orang yang ada di Yudea harus melarikan diri ke gunung-gunung. Setiap orang yang masih ada di Yerusalem harus kabur secepatnya. Jika kamu ada dekat kota jangan masuk ke kota! 22 Para nabi menulis banyak hal tentang waktu di mana Allah akan menghukum umat-Nya. Waktu yang Aku bicarakan adalah ketika semuanya ini harus terjadi. 23 Pada masa itu, akan sungguh sudah bagi perempuan-perempuan yang sedang hamil dan yang menyusui anaknya karena akan terjadi kesengsaraan luar biasa di negeri ini. Kemarahan Allah akan menimpa seluruh umat Israel. 24 Mereka akan dibunuh oleh tentara. Sebagian akan ditawan dan dibawa ke berbagai negara. Kota Yerusalem akan di bawah kekuasaan bangsa-bangsa asing hingga waktu mereka selesai.”

Jangan takut

(Mat 24:29-31; Mrk 13:24-27)

25 “Kejadian-kejadian yang menakjubkan akan terjadi pada matahari, bulan, dan bintang-bintang. Dan semua bangsa di seluruh dunia akan terganggu dan bingung mendengar gemuruh lautan dan terjangan ombak. 26 Mereka akan pingsan karena ketakutan dan kengerian melihat apa yang terjadi pada dunia ini. Semua yang ada di langit akan bergoncang. 27 Kemudian orang-orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. 28 Apabila hal-hal ini mulai terjadi, bersemangatlah dengan keberanian dan harapan. Ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat bagi Allah untuk bebaskan kamu.”

Perkataan-Ku tetap selama-lamanya

(Mat 24:32-35; Mrk 13:28-31)

29 Kemudian Yesus berikan perumpamaan ini: “Perhatikanlah pohon-pohon ini. Pohon ara adalah contoh baik. 30 Ketika ia menjadi hijau, kamu tahu bahwa musim panas sudah dekat. 31 Demikianlah, ketika kamu lihat semua ini terjadi, kamu akan tahu bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.”

32 “Aku pastikan kalian bahwa semua ini akan terjadi selagi sebagian orang saat ini masih hidup. 33 Seluruh dunia ini, langit dan bumi akan musnah, tetapi perkataan-Ku akan tetap untuk selama-lamanya.”

Bersiap-siaplah selalu

34 “Berhati-hatilah agar kamu tidak membuang waktu untuk berpesta, bermabuk-mabukan atau mengkhawatirkan hidup ini. Hal itu hanya akan menumpulkan pikiranmu, sehingga ketika ‘hari itu’ datang, kamu tidak siap. 35 Hari itu akan datang sebagai kejutan bagi semua orang di bumi. 36 Jadi, siaplah setiap waktu. Berdoalah supaya kamu mendapat kekuatan untuk melalui semua hal yang akan terjadi dan tetap beriman di hadapan Anak Manusia.”

37 Pada siang hari, Yesus mengajar orang banyak di Bait Allah. Pada malam hari Ia meninggalkan kota dan bermalam di Bukit Zaitun. 38 Setiap hari, semua orang bangun pagi-pagi dan pergi mendengarkan Yesus di Bait Allah.

Rencana pembunuhan Yesus

(Mat 26:1-5; Mrk 14:1-2; Yoh 11:47-53)

22 Hari raya Roti Tidak Beragi, yang disebut Hari Raya Paskah, sudah dekat. Para imam kepala dan guru Taurat ingin membunuh Yesus. Tetapi mereka mencoba mencari jalan diam-diam untuk melakukan itu, karena mereka takut kepada orang banyak.

Yudas setuju untuk membantu musuh-musuh Yesus

(Mat 26:14-16; Mrk 14:10-11)

Salah satu dari kedua belas rasul Yesus bernama Yudas Iskariot. Setan masuk ke dalam dirinya, lalu ia pergi dan berbicara kepada para imam kepala dan kepala pengawal Bait Allah. Ia berbicara kepada mereka tentang bagaimana caranya menyerahkan Yesus kepada mereka. Imam-imam itu sungguh senang dengan rencana mereka. Mereka berjanji untuk memberikan uang kepada Yudas atas perbuatannya itu. Ia setuju. Kemudian ia menunggu kesempatan yang terbaik untuk menyerahkan Yesus kepada mereka. Ia ingin melakukannya tanpa diketahui orang banyak.

Perjamuan Paskah

(Mat 26:17-25; Mrk 14:12-21; Yoh 13:21-30)

Hari raya Roti Tidak Beragi pun tiba. Hari raya itu adalah waktu di mana orang Yahudi selalu membunuh domba sebagai persembahan pada hari Paskah. Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, “Pergilah dan siapkanlah perjamuan Paskah bagi kita.”

Mereka bertanya kepada-Nya, “Di manakah Engkau ingin kami siapkan perjamuan itu?”

10 Yesus bilang kepada mereka, “Ketika kalian masuk ke kota, kamu akan melihat seorang laki-laki yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia. Ia akan masuk ke dalam rumah. 11 Katakanlah kepada pemilik rumah itu, ‘Guru minta supaya kamu tolong tunjukkan kepada kami tempat mana Ia dan pengikut-Nya dapat memakai untuk mengadakan perjamuan Paskah.’ 12 Lalu pemilik rumah itu akan menunjukkan kepadamu ruangan besar di lantai atas dengan perlengkapan yang disiapkan untuk kita. Siapkanlah makanan di sana.”

13 Petrus dan Yohanes berangkat. Semuanya terjadi seperti apa Yesus bilang. Lalu mereka menyiapkan perjamuan Paskah.

Perjamuan Malam Tuhan

(Mat 26:26-30; Mrk 14:22-26; 1Kor 11:23-25)

14 Ketika tiba waktunya bagi mereka untuk makan perjamuan Paskah, Yesus dan para rasul duduk bersama-sama di meja makan. 15 Yesus berkata kepada mereka, “Aku ingin sekali makan perjamuan Paskah ini bersama kalian sebelum Aku mati. 16 Aku bilang kepadamu, Aku tidak akan makan perjamuan Paskah lagi sampai ini digenapi dalam Kerajaan Allah.”

17 Lalu Yesus mengambil cawan berisi anggur. Ia mengucap syukur kepada Allah untuk itu dan berkata, “Ambillah cawan ini dan bagikanlah kepada setiap orang di sini. 18 Aku tidak akan minum anggur lagi sampai Kerajaan Allah datang.”

19 Kemudian Yesus mengambil roti dan mengucap syukur kepada Allah untuk itu. Ia memecahkan roti dan memberikan kepada para rasul sambil berkata, “Roti ini adalah tubuh-Ku yang Kuberikan kepadamu. Makanlah ini untuk mengingatkan Aku.” 20 Demikian juga setelah mereka makan, Yesus mengambil cawan berisi anggur dan berkata, “Air anggur ini melambangkan perjanjian yang baru yang Allah buat dengan umat-Nya. Perjanjian ini akan dimulai ketika darah-Ku dicurahkan bagi kamu.”[b]

Siapa yang akan mengkhianati Yesus?

21 Yesus berkata, “Tetapi di sini di atas meja ini ada tangan orang yang akan menyerahkan Aku kepada musuh-musuh-Ku. 22 Anak Manusia memang akan mati sesuai rencana Allah. Tetapi celakalah bagi orang yang menyerahkan Anak Manusia untuk dibunuh.”

23 Jadi, rasul-rasul itu bertanya satu sama lain, “Siapakah di antara kita yang mau melakukan itu?”

Jadilah seperti seorang hamba

24 Lalu para rasul mulai bertengkar tentang siapakah yang terpenting di antara mereka. 25 Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Raja-raja dunia ini berkuasa atas rakyatnya, dan mereka yang mempunyai kuasa atas orang lain ingin disebut sebagai ‘penyedia rakyat yang agung’. 26 Tetapi janganlah kalian menjadi seperti itu. Sebaliknya, orang yang paling berkuasa di antara kamu haruslah bersikap seolah-olah dia adalah yang paling tidak penting. Orang yang memimpin haruslah bersikap seperti seorang yang melayani. 27 Siapakah yang lebih penting: orang yang melayani atau orang yang duduk dilayani? Setiap orang berpikir dialah yang duduk dilayani. Tetapi Aku sudah ada di tengah-tengahmu sebagai orang yang melayani.

28 Kamu semua sudah tinggal bersama-Ku melalui banyak kesulitan. 29 Karena itu, Aku memberikan kalian kuasa untuk memerintah bersama dengan-Ku dalam Kerajaan yang sudah diberikan Bapa kepada-Ku. 30 Kamu akan makan dan minum semeja dengan-Ku dalam kerajaan-Ku. Kamu akan duduk di atas takhta dan mengadili kedua belas suku Israel.”

Petrus akan diuji dan gagal

(Mat 26:31-35; Mrk 14:27-31; Yoh 13:36-38)

31 “Simon, Simon,[c] dengarkan Aku! Setan sudah minta untuk mencobai kalian semua. Ia ingin berbuat kepada kalian apa yang dilakukan seorang petani kepada gandumnya untuk memisahkan gandum yang baik dari sekam. 32 Aku sudah berdoa untukmu, Simon, supaya kamu tidak kehilangan imanmu semuanya! Dan setelah kamu kembali kepada-Ku, tolonglah saudara-saudaramu menjadi lebih kuat.”

33 Tetapi Petrus berkata kepada Yesus, “Tuhan, aku siap dipenjarakan bersama-Mu. Bahkan aku bersedia mati bersama dengan-Mu.”

34 Tetapi Yesus berkata, “Petrus, sebelum ayam berkokok besok pagi, kamu akan berkata tiga kali bahwa kamu tidak mengenal Aku.”

Siaplah hadapi kesulitan

35 Kemudian Yesus berkata kepada rasul-rasul, “Ingatlah ketika Aku mengirim kalian tanpa uang, tas atau sandal? Apakah kamu perlu sesuatu?”

Para rasul menjawab, “Tidak.”

36 Yesus berkata kepada mereka, “Tetapi sekarang jika kamu mempunyai uang atau tas, bawalah denganmu. Jika kamu tidak punya pedang, juallah pakaian luarmu dan belilah pedang. 37 Kitab Suci berkata: ‘Ia dianggap sebagai seorang penjahat.’(A) Apa yang tertulis dalam Kitab Suci harus terjadi. Kitab Suci sudah menuliskan tentang Aku, dan apa yang sudah dituliskan itu sedang terjadi sekarang ini.”

38 Lalu mereka berkata, “Tuhan, lihatlah, di sini ada dua pedang.”

Yesus berkata kepada mereka, “Jangan bicarakan itu lagi.”

Yesus berdoa sendirian

(Mat 26:36-46; Mrk 14:32-42)

39-40 Yesus meninggalkan kota dan pergi ke Bukit Zaitun. Pengikut-Nya juga pergi bersama-Nya. (Ia sering pergi ke sana.) Ia berkata kepada pengikut-Nya, “Berdoalah, mintalah kekuatan supaya kamu dapat bertahan melawan pencobaan.”

41 Kemudian Yesus pergi kira-kira sejauh 15 meter dari mereka. Ia berlutut dan berdoa, 42 “Bapa, jika Engkau mau, jangan biarkan Aku minum dari cawan[d] ini. Tetapi lakukanlah apa yang Engkau inginkan, bukan apa yang Aku inginkan.” [43 Kemudian seorang malaikat dari surga datang untuk menguatkan-Nya. 44 Yesus sungguh menderita; Ia semakin bersungguh-sungguh dalam doa. Keringat menetes dari wajah-Nya seperti darah yang menetes ke tanah.][e] 45 Ketika Ia selesai berdoa, Ia pergi kepada pengikut-Nya. Ia mendapati mereka sedang tidur kelelahan karena sangat sedih. 46 Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah untuk memohon kekuatan untuk menghadapi pencobaan.”

Yesus ditangkap

(Mat 26:47-56; Mrk 14:43-50; Yoh 18:3-11)

47 Sementara Yesus sedang berbicara, datanglah banyak orang. Mereka dipimpin oleh Yudas, salah satu dari kedua belas rasul-Nya. Ia mendekati Yesus untuk mencium pipi-Nya[f].

48 Tetapi Yesus bilang kepadanya, “Yudas, apakah kamu memakai ciuman persahabatan untuk menyerahkan Anak Manusia kepada musuh-Nya?” 49 Pengikut Yesus berdiri di dekat-Nya di situ. Mereka melihat apa yang terjadi dan mereka bertanya kepada Yesus, “Tuhan, apakah kami harus menggunakan pedang kami?” 50 Dan salah satu dari mereka benar-benar menggunakan pedangnya. Ia memotong telinga kanan pembantu imam besar.

51 Yesus berkata, “Hentikan!” Lalu Ia menyentuh telinga pembantu itu dan menyembuhkannya.

52 Yesus berkata kepada kelompok orang yang datang menangkap-Nya. Mereka adalah para imam kepala, pemimpin Yahudi dan kepala pengawal Bait Allah. Ia bertanya kepada mereka, “Mengapa kalian datang dengan pedang dan pentung? Apakah kamu kira Aku seorang penjahat? 53 Setiap hari Aku ada bersama kalian di Bait Allah. Mengapa kalian tidak tangkap Aku di sana? Tetapi memang sekaranglah saatnya bagi kamu, ketika kegelapan berkuasa.”

Petrus takut mengakui bahwa ia mengenal Yesus

(Mat 26:57-58, 69-75; Mrk 14:53-54, 66-72; Yoh 18:12-18, 25-27)

54 Mereka menangkap Yesus dan membawa-Nya ke rumah Imam Besar. Petrus mengikuti Yesus dari jarak yang agak jauh. 55 Orang-orang mulai menyalakan api di tengah-tengah halaman rumah dan duduk bersama-sama. Petrus ikut duduk bersama mereka. 56 Seorang pembantu perempuan melihat Petrus duduk di sana. Ia bisa melihat karena cahaya dari api. Ia mengamati wajah Petrus dengan teliti, lalu berkata, “Orang ini juga selalu bersama Yesus.”

57 Tetapi Petrus menyangkal, katanya, “Ibu, aku tidak kenal Dia.” 58 Tidak lama kemudian, orang lain melihat Petrus dan bilang, “Kamu juga termasuk salah satu dari kelompok mereka!”

Tetapi Petrus menjawab, “Kamu salah, aku tidak termasuk kelompok mereka!”

59 Kira-kira satu jam kemudian, seorang lelaki lain bilang, “Benar. Aku yakin orang ini bersama dengan Yesus, sebab ia juga dari Galilea.”

60 Tetapi Petrus berkata, “Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan!”

Ketika ia masih berbicara, tiba-tiba ayam berkokok. 61 Lalu Yesus berpaling dan melihat ke mata Petrus. Dan Petrus teringat akan perkataan Yesus, “Besok pagi, sebelum ayam berkokok, kamu akan berkata tiga kali bahwa kamu tidak mengenal Aku.” 62 Jadi, Petrus pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

Penjaga menganiaya Yesus

(Mat 26:67-68; Mrk 14:65)

63 Orang-orang yang menjaga Yesus mulai mengejek dan memukul Dia. 64 Mereka menutup mata-Nya supaya Ia tidak dapat melihat mereka. Lalu mereka memukul-Nya dan bertanya, “Jadilah seorang nabi dan katakan kepada kami siapakah yang memukul Engkau?” 65 Dan mereka menyerukan berbagai macam penghinaan lainnya terhadap Dia.

Yesus di hadapan para pemimpin

(Mat 26:59-66; Mrk 14:55-64; Yoh 18:19-24)

66 Pagi harinya, para pemimpin Yahudi, imam kepala dan guru Taurat berkumpul. Mereka membawa Yesus ke Mahkamah Agama mereka. 67 Mereka berkata, “Jika Engkau adalah Kristus, katakanlah kepada kami.”

Yesus berkata kepada mereka, “Jika Aku mengatakan siapakah Aku ini, kamu tidak akan percaya kepada-Ku. 68 Dan jika Aku bertanya kepadamu, kamu juga tidak mau menjawab. 69 Tetapi mulai sekarang, Anak Manusia akan duduk di sebelah kanan Allah yang Mahakuasa.”

70 Mereka semua berkata, “Kalau begitu, apakah Engkau Anak Allah?” Yesus menjawab kepada mereka, “Perkataanmu memang benar bahwa Akulah Dia.”

71 Mereka berkata, “Mengapa kita memerlukan saksi-saksi lagi sekarang? Kita semua sudah mendengar apa yang Ia katakan!”

Alkitab Mudah Dibaca (AMD)

Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca @ 2021 Bible League International